Alasan dicoretnya Bustomi

Melihat dua pertandingan awal timnas di ajang aff cup, mulai terlihat apa maksud dari alfred riedl mencoret bustomi dari skuad timnas yang dibawa ke vietnam ini. tentu saja setiap pelatih mempunya sudut pandang dan hak untuk memutuskan pemain mana saja yang dianggap sesuai dengan kebutuhan skema dan taktik yang akan dimainkan.

melihat pertandingan lawan vietnam kita masih bisa ber wak prasangka bahwa lini tengah yang kosong merupakan bagian dari taktik karena tidak ada pemain yang bertipe sebagai pembagi bola. Ternyata di pertandingan kedua firman utina dimasukkan sebagai starting eleven tetapi setidaknya sampai babak pertama (tulisan ini di draft) permainan dari timnas tetap tidak menggunakan lini tengah sebagai awal merancang penyerangan alias menggunakan long pass. Sasaran long pass ini tentu saja SVD (sergio van djik) yang lebih di fungsikan sebagai pemantul bola baik itu ke Boaz Salosa di pertandingan pertama, Samsul Arif pertandingan kedua atau Zulham Zamrun.

Bahkan sampai sejauh ini hampir tidak ada pertarungan dilini tengah, baik waktu penyerangan atau pertahanan karena gelandang bertahan macam raphael maitimo pun tidak dapat bermain maksimal. Selain itu dapat dikatakan 3 gol sejauh ini yang menjebol gawang kurnia mega adalah hasil dari “umpan” pemain kita sendiri.

sejauh ini dapat kita lihat alasan kenapa tipe pemain macam bustomi tidak masuk di timnas mungkin karena alfred riedl cukup butuh barisan pertahanan dan juga “kepala” SVD untuk menjalankan rencana permainannya.

Tagged ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: