#NjajalPikiren

#njajalpikiren adalah hashtag yang jika di artikan dalam bahasa indonesia adalah “coba pikirkan” , hashtag #njajalpikiren ini adanya di fb kakak saya sendiri, hastagh ini berisi pertanyaan/pernyataan yang kebanyakan bersifat filosofis seperti “Doa adalah saat kau berbicara kepada Tuhan. Lalu, kapan saat kau mendengarkan Tuhan??#NjajalPikirendan “Orang yang beribadah karena mengharap surga ibarat pedagang yang selalu ingin untung. Orang yang beribadah karena takut neraka ibarat budak yang takut pada tuannya. Orang yang beribadah sebagai ungkapan syukur, dialah orang yang merdeka..*NjajalPikiren”. Setiap pertanyaan/pernyataan tersebut memaksa orang untuk berpikir sebelum menjawab, intinya hashtag ini bagi saya lebih bermakna sebagai bahan instropeksi diri saya dan menurut saya kurang layak jika ditanyakan ke khalayak umum apalagi jika dipakai untuk menguji tingkat pemahaman seseorang, tetapi jika dipakai sebagai bahan diskusi “close friend” yang mempunyai minat yang sama akan menjadi bahan yang sangat menarik.

Setelah saya bener – bener  sering melakukan apa yang diminta yaitu njajal mikir koq berasa ada yang kurang, kenapa tidak berlanjut ke #njajalcobaen kalau bahasa indonesianya adalah “coba dilakukan” karena saya berpikir kalau kita terus – terusan diminta untuk berpikir itu ibarat kita sudah punya tujuan membangun rumah tetapi kita hanya selalu membuat pondasi tetapi tidak pernah berlanjut ke next step seperti membuat dinding, atap, pintu, jendela dan interiornya.

Bukankah hidup itu sendiri adalah suatu gerak dinamis yang tidak hanya berhenti di satu titik, setidaknya kita haruslah meyakini bahwa semua hasil pemikiran itu memerlukan media aktualisasi agar kita dapat menakar ulang asumsi kebenaran yang kita miliki sehingga kita dapat mengikis sikap ekslusif yang kita miliki. Di lain pihak hal ini juga diperlukan agar apa yang kita pelajari juga tidak dianggap sebagi hasil ekstase semata dan bukan hasil empiris.

Setelah ada hashtag #njajalpikiren (coba pikirkan) semoga ada #njajalcobaen (coba dilakukan) dan ujungnya adalah dengan munculnya hastagh #Ikihasile (Ini Hasilnya)  sehingga satu siklus pembelajaran dapat terpenuhi.

Tagged

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: